Perbandingan Konsumsi Daya Listrik PS5 Base, PS5 Slim dan PS5 Pro

Aneh ya?

Dulu, awal pas mau membeli PS5, pertanyaan pertama saya sebelum membeli console ini adalah, apakah PS5 ini bakal bikin tagihan listrik bengkak nggak ya? di banding dengan penggunaan PS4 Pro Saya?. 

Saya akhirnya cari datanya, dan hasilnya lebih menarik dari dugaan saya. Angka-angka di bawah ini saya ambil dari berbagai macam data resmi seperti Sony dan hasil tes Digital Foundry.

PS5 Base (CFI-1016A):
  • Main Game: 196 – 203 Watt (200–215 Watt untuk game berat PS5).
  • Menu Utama (Home): 45 – 70 Watt.
  • Media Streaming (Netflix/YouTube): 55 – 80 Watt.
  • Mode Istirahat (Rest Mode): 1.2 – 5 Watt (tergantung pengaturan koneksi/USB).
  • Rating Daya Maksimum (PSU): 350W (Versi Disk) / 340W (Versi Digital).
PS5 Slim (CFI-2016):
  • Main Game: 150 – 216 Watt (umumnya sedikit lebih efisien secara arsitektur berkat prosesor 6nm, namun dalam beberapa uji beban tinggi bisa mendekati 200 Watt).
  • Menu Utama / Streaming: ~45 – 60 Watt.
  • Mode Istirahat (Rest Mode): ~1.3 Watt.
  • Rating Daya Maksimum (PSU): ~340W.
PS5 Pro (CFI-7021):
  • Main Game: 215 – 240 Watt (memerlukan daya sedikit lebih tinggi karena peningkatan performa GPU dan ray tracing, contohnya mencapai 228–240W pada game berat seperti Elden Ring atau Final Fantasy VII Rebirth).
  • Menu Utama (Welcome Hub): 58 – 77 Watt.
  • Mode Istirahat (Rest Mode): 4 – 11 Watt (tergantung apakah fitur daya USB diaktifkan).
  • Rating Daya Maksimum (PSU): Lebih tinggi dari versi standar (di atas 350W).
Jujur setelah baca data di atas saya agak kaget. PS5 Pro punya GPU jauh lebih kuat, tapi dayanya nggak terlalu melonjak. 

PS5 Slim yang saya kira lebih irit karena GPU nya lebih baru (6nm), ternyata nggak lebih efisien dari PS5 original, dan konsumsinya hampir sama.


Mungkin temen- temen pernah lihat angka 350 W di label dus konsol PS5 dan langsung panik lihat angka yang begitu tinggi.  
Tenang, angka itu merupakan daya maksimum yang diizinkan, bukan pemakaian sehari-hari. 

Angka 350 W tertera di label PS5 standar, 340 W untuk Digital Edition original, dan 390 W untuk Pro.

Nah jadi, berapa biayanya sebulan?

Hitungannya sederhana, sebagai contoh, saya pakai PS5 215 W dan saya main 3 jam sehari
  • Biaya Listrik PS5: 0,215 kW×3 jam= 0,645 kWh/hari 
  • Biaya Listrik TV 43" 4K: 0,090 kW×3 jam= 0,270 kWh/hari 
  • Total kWh Harian: 0,645+0,270= 0,915 kWh/hari 
Total kWh Bulanan: 0,915 kWh×30= 27,45 kWh/bulan

Jadi Total semuanya 27,45 kWh x Rp1.444,70 = ~Rp39.650


Tips biar listrik PS5 tidak boros

  • Yang pertama, jangan biarin PS5 nyala di menu kalau lagi nggak dipakai. Di menu aja konsol tetap makan sekitar 45 W, mending langsung masuk mode Rest atau matikan sekalian. 
  • Kedua, aktifkan fitur hemat daya supaya konsol otomatis masuk mode Rest setelah beberapa jam nggak disentuh. Letaknya di Pengaturan, lalu Sistem, lalu Hemat Daya. Saya sendiri nyalain ini, jaga-jaga kalau ketiduran pas lagi main.
  • ketiga, sesekali mainin game PS4 (ringan), soalnya pemakaiannya hampir separuh game PS5. 
  • Terakhir, kasih ruang napas buat konsolnya. Kalau panas, kipas akan muter kencang dan konsumsi daya ikut naik. 

Jujur, kadang saya sendiri merasa Aneh. Saya sering di olok-olok member grup PS

Main PS5 tapi masih ngitung biaya listrik?, padahal konsol ini katanya buat orang yang sudah mapan. Kebiasaan ini sudah ada sejak zaman PS4, dan ternyata nggak hilang walau konsolnya sudah naik kelas. 

Tapi makin saya pikir, ini nggak aneh sama sekali. 

Menurut saya mapan itu bukan berarti boleh boros, justru orang yang paham uangnya mau ke mana biasanya lebih nyaman menikmati hobinya. 

Toh ngitung listrik nggak bikin main game jadi kurang seru. Malah setelah tahu angkanya cuma sekitar puluhan ribu per bulan, saya jadi main dengan tenang tanpa rasa bersalah, dan bisa kontrol main berapa jam per harinya.

Jadi buat yang punya kebiasaan sama kayak saya, tenang aja, kamu nggak sendirian. :D.

No comments

'
Theme images by suprun. Powered by Blogger.