Pengalaman Membuat Game Dengan Godot Engine
Ternyata setelah mencobanya sendiri, anggapan itu keliru. Dengan Godot, sebuah game engine open source yang gratis dan ringan (hanya makan ram 400MB aja), saya rasa siapa pun bisa mulai membuat gamenya sendiri.
Godot Engine ukurannya kecil (176MB), tidak perlu instalasi rumit, dan cukup download dari situs resminya, diekstrak, lalu dijalankan file .exe-nya.
![]() |
| Download di : https://godotengine.org/download/windows/ |
Awalnya saya membuat game untuk memberikan pesan-pesan dan ucapan Selamat Ulang Tahun untuk anak saya.
Yuk kita mulai, kunci memahami Godot menurut pengalaman saya ada pada dua hal: Node dan Scene. Memahami node itu seperti memahami blok bangunan dasar.
Dalam node bisa menampilkan gambar, memutar suara, atau mengatur hukum fisika dalam game. Beberapa node digabung menjadi satu scene, misalnya player, koin, musuh, atau satu level penuh. Karena scene bisa dipakai ulang, saya cukup membuat koin sekali, lalu menaruhnya di mana saja.
Kalau suatu saat ingin mengubah tampilannya, saya tinggal edit satu scene dan semua koin ikut berubah. Cara kerja seperti ini membuat proses pembuatan game terasa seperti menyusun balok-balok Lego, bukan menulis script kode dari nol lagi.

Untuk membuat player, saya memakai CharacterBody2D, menambahkan sprite beranimasi dan collision shape, lalu menempelkan template script gerakan bawaan dari Godot.
Dalam hitungan menit, karakter saya sudah bisa berjalan dan melompat, dan jujur saja, saya cukup kaget melihat betapa cepatnya hasil itu di capai.
Level saya buat dengan TileMap, prosesnya seperti "melukis" tile di atas grid seperti menggambar, lalu menambahkan physics layer agar tile bisa ditabrak.
Hal yang tampak rumit, seperti platform bergerak, ternyata cukup memakai AnimationPlayer dengan beberapa keyframe tanpa satu baris kode apa pun.
Elemen gameplay lainnya juga sederhana. Koin saya buat dengan Area2D yang mendeteksi saat player masuk lewat sinyal body_entered.
Kill Zone untuk jurang, jebakan, atau musuh juga cukup satu scene yang saya pakai berulang. Musuh slime bergerak bolak-balik dengan beberapa baris kode dan dua RayCast2D untuk mendeteksi dinding.
Skor dan teks saya tampilkan lewat Label dan sebuah GameManager, sedangkan musik dan efek suara ditangani oleh AudioStreamPlayer. Bahkan efek kematian dengan slow motion cukup memakai Engine.time_scale.
Setelah game jadi, proses terakhir adalah export. Saya mengunduh export templates sekali saja, memilih platform seperti Windows / web, lalu klik Export Project. Hasilnya satu file .exe yang bisa langsung kita jalankan dan dibagikan ke teman.
Satu lagi, supaya game bisa dimainkan lebih banyak orang / di-sahre, saya meng-upload-nya ke website itch.io, merupakan platform yang ramah untuk developer indie. Prosesnya juga sangat sederhana, bisa cari di youtube.
Dari proyek awal sampai game yang bisa dimainkan, semuanya saya kerjakan sendiri, dengan spek laptop kentang dan tanpa pengetahuan koding.
Menurut saya jangan khawatir kalau di awal belum paham semua kode yang kamu tulis / contek. Saya sendiri mengalaminya, dan itu hal yang wajar. Intinya mulai aja terlebih dahulu.
Banyak pembuat game mulai dengan mengutak-atik skrip code orang lain sebelum akhirnya menulis sendiri, dan saya pun begitu.
Setelah game pertama jadi, kamu bisa mengembangkannya dengan level baru, musuh yang lebih bervariasi, alur cerita, main menu, power-up, atau mekanik seperti double jump, dash, attack dll.
Setelah memahami konsep membuat game dari awal, sebenarnya tinggal menambal-sulam aja, cari berbagai macam panduan di youtube tentang Gadot ini. Intinya, tidak ada alasan lagi untuk menunda. Download Godot, buat project baru, dan mulailah membuat game pertamamu.
Saya full mengikuti panduan Youtube ini dari awal sampe akhir : https://youtu.be/LOhfqjmasi0?si=Pws4K_vBaGAZvn0g
Link game saya : https://setyapanca.itch.io/setya
Download Gadot : https://godotengine.org/download/windows/
Download aset TileMap : https://itch.io/game-assets/free/tag-tilemap












Komentar