Review: Detroit: Become Human (PS4)

Detroit: Become Human merupakan sebuah game narasi story interaktif yang di develop oleh Quantic Dream dan di publish oleh  Sony Interactive Entertainment, game ini di release pada 25 May 2018, awalnya merupakan game exclusive PS4 namun di tahun ini 2019 release juga untuk PC. Quantic Dream merupakan developer asal kota Paris yang memang sudah spesialis untuk membuat game-game dengan model seperti ini, jadi sudah tidak di ragu kan lagi Detroit: Become Human merupakan sebuah paket lengkap yang di sajikan dengan sangat immersive. Saya sudah memainkan 2 game sebelumnya dari developer ini, judulnya Heavy Rain (2010), Beyond: Two Souls (2013) baik versi PS3 dan PS4 nya, jadi tentunya saya bisa membandingkan game Detroit ini dengan dua game sebelumnya.
Detroit: Become Human sebuah game yang mengambil tema kehidupan kota Detroit di masa depan, dimana banyak pekerjaan manusia yang akhirnya di gantikan oleh android untuk mendapatkan hasil kerja yang lebih maksimal, yang mana hal itu menimbulkan berbagai macam konflik baik dari sisi manusia dan juga para android. Game ini memiliki story line cukup kuat dan memang game seperti ini tidak diperuntukkan untuk semua gamer, karena bagi teman-teman yang lebih suka game tipe action akan bosan memainkan game ini. Namun jika kita mau memainkan nya secara casual pun bisa, namun jangan harap bisa langsung mendapatkan true ending dari game ini.

Game ini terdiri dari 3 karakter protagonist utama yang bisa kita mainkan, pertama adalah Connor, seorang android investigator model terbaru yang di tugaskan untuk mengungkap sebuah kasus perilaku menyimpang dari beberapa android yang ada di kota Detroit. Kara, seorang android pengurus rumah biasa yang di tugaskan untuk merawat seorang anak kecil dan terakhir ada tokoh Markus, seorang android yang tidak sengaja lepas dan menyimpang dari program yang di berikan padanya. Ada juga tokoh manusia dari game ini yakni Hank Anderson, seorang detektif yang sedang mengurusi kasus menyimpang android ini. Jadi kita sebagai pemain akan di berikan berbagai macam perspektif sudut pandang yang berbeda-beda dari game ini. Desain dari masing-masing karakter pun terlihat unik, developer cukup pintar dengan memberikan ciri khas khusus untuk para android supaya kita sebagai player tidak bingung mana manusia dan mana android, dimana baju yang digunakan para android terlihat futuristic, serta di kepalanya ada lampu led yang menyala kedap kedip, saat android itu panik maka lampu akan berubah menjadi kuning dan kadang merah, menggambarkan emosi dari android tersebut.

Kita di haruskan mengikuti setiap percakapan dan dialog antar masing-masing karakternya untuk bisa lebih mendalami cerita dari game ini, tidak itu saja, dengan membaca majalah yang tercecer di berbagai tempat dari game ini maka kita akan lebih memahami apa saja yang sedang terjadi di dunia saat itu, yang menarik menurut saya adalah berita-berita yang ada di surat kabar tersebut merupakan berita yang mungkin saja bisa terjadi di dunia nyata kita di masa depan. Cerita dari game ini menurut saya di sajikan cukup bagus sekali, di awal-awal game kita akan di sajikan sebuah chapter pembukaan dimana karakter Connor harus menyelamatkan seorang anak kecil yang disandera oleh android yang membelot, dari chapter awal ini saja sebenarnya sudah ada konflik di karakter Connor, dimana akhirnya dia harus berdiri di sisi manusia atau berada pada sisi kaumnya sendiri android.
Game yang sedikit banyak mengusung tentang model cerita detective dimana akan banyak sekali barang-barang yang bisa kita ajak berinteraksi dan banyaknya-pilihan-pilihan yang akan menuntun kita ke akhir chapter, dari berbagai macam pilihan yang kita pilih, ini akan membawa ke sebuah aksi yang berbeda-beda, dan terakhir akan membawa kita ke ending yang berbeda-beda pula. Enaknya dari game ini adalah kita tidak harus mengulang satu chapter penuh jika kita ingin melihat apa yang terjadi jika kita ingin melihat pilihan yang berbeda, jadi bisa saya bilang hal ini sangat menghemat waktu dan tidak terasa membosankan. Interface dimana saja terdapat percabangan pilihan dan konsekuensi bisa kita lihat secara visual dalam bentuk flowchart yang ini tentunya sangat mudah untuk kita pahami. Karena saya mengejar Platinum Trophy dari game ini jadi ada 90% cerita dari game ini sudah saya buka, jadi saya paham sekali dan melihat berbagai macam ending dari game ini. Untuk menilai game ini bagus dan tidak kita harus melalui memang paling tidak 85% cerita keseluruhan dari game ini.
Berbagai macam konflik antar masing-masing karakter akan terjadi pada game ini, Saat tokoh Hank sangat benci dengan android karena suatu hal, dan hatinya mulai luluh saat banyak berinteraksi dengan Connor. Tokoh Kara yang ingin melindungi seorang anak kecil yang selalu di hajar ayahnya, namun ternyata pada akhirnya Kara tau jadi diri sebenarnya dari anak tersebut, melihat perjuangan Kara untuk bisa menyelusup ke negara Canada yang bebas dari android. Terakhir adalah perjuangan tokoh Markus yang menginginkan kesetaraan antara manusia dan android, karena android sudah ber-evolusi dan memiliki perasaan layaknya manusia. Tentunya dari banyak konflik yang terjadi terdapat banyak pilihan dan jalan untuk menuju akhir dari konflik tersebut, misalkan pada tokoh Markus yang kita bisa memilih untuk berperang dengan manusia atau malah memilih percaya dengan manusia, dan yakin kalau mereka pasti di berikan kebebasan. 

Grafis yang di berikan dari game ini cukup bagus dan realistic, setiap karakter sudah menggunakan motion capture dari manusia asli, dan mimik wajah sudah di buat sedemikian rupa supaya bisa menyerupai aktor dan aktris aslinya. Yang hal ini menurut saya cukup bagus sekali, saat dialog yang kebanyakan adalah close up wajah, saya sama sekali tidak ada issue saat mereka sedang berbicara, semua terasa cukup fluent. Arena yang ada dalam game ini pun cukup menggambarkan sebuah konsep kota masa depan yang tidak terlalu canggih kedepan, Terdapat beberapa distrik kota yang merupakan tempat tinggal orang kaya dan tentunya ada distrik kota yang kumuh. Dalam game ini pun ada beberapa aksi kejar-kejaran yang mana dalam aksi tersebut melibatkan model pilihan QTE, yang jika kita terlalu banyak gagal menekan tombol-tombol makan karakter kita akan mati.
Dari segi soundtrack game ini memiliki 3 soundtrack utama yang berbeda di masing-masing karakter, dan saat kita mendengarkan masing-masing soundtrack makan akan terbayang bagai mana sifat dari karakter yang kita mainkan, seperti Connor yang memiliki soundtrack terdengar seperti sesuatu yang modern dan canggih. Kara memiliki soundtrack yang sedih dan  syahdu. Terakhir Marcus memiliki soundtrack yang terkesan perjuangan dan revolusi. Pada berbagai adegan pun soundtrack terasa memompa adrenalin dan benar-benar sebuah soundtrack yang di garap sangat serius.
Kata "Seru" ternyata tidak hanya kita temukan dari game yang bersifat action, tembak-tembakan, ada banyak ledakan dll, Game Detroit: Become Human menurut saya sangat seru dari segi cerita, dimana perasaan kita akan di ombang-ambingkan naik turun, oleh berbagai macam konflik pilihan yang ada, pesan moral yang di berikan, malah saya merasa para android malah lebih manusia dari pada manusianya sendiri. Bagi teman-teman yang memang ingin merasakan sebuah sensasi berbeda dalam bermain game bisa mencoba untuk memainkan game dengan jenis seperti ini, kita akan merasakan sebuah experience berbeda dalam memainkan sebuah game. Kita akan merasakan seperti menonton sebuah film namun kita memiliki kontrol atas nasib dari masing-masing karakter utama dalam film tersebut.
Score dari Saya: 9/10

Di mainkan di PS4 Pro, HDR On

Note.
Saat saya memainkan game ini, kita mendapatkan bonus konten, yang salah satunya berisi semacam cuplikan video cerita game ini di buat oleh developer dari awal-sampai dengan akhir, di sana saya melihat banyak sekali orang yang terlibat dalam pembuatan satu game ini saja, pembuatan yang memakan waktu 4 tahun lebih, melibatkan berbagai macam orang dengan kemampuan dan spesialisasi nya masing masing, dan sangat di sayangkan jika saat produk final game ini keluar kita memainkan nya di versi bajakan secara gratis T_T, tanpa mengapresiasi kerja keras semua kru yang terlibat dalam pembuatan game ini. Saya memainkan sebuah game dengan sangat serius, memberikan apresiasi penuh dengan menamatkan game tersebut secara maksimal dan bercerita dalam blog ini, menceritakan kepada para pembaca betapa bagusnya game ini..

1 comment:

  1. The wagering requirements will let you realize what you need to|you must} 1xbet do first. This kind of bonus is just for the slots and most casinos offer free slots after the customer signs up and made a deposit. This bonus can be performed for free and no strings attached.

    ReplyDelete

'
Theme images by suprun. Powered by Blogger.