Movie Review : Close Encounters of the Third Kind (1977)
Memutuskan utk nonton film ini terlebih dahulu, sebagai persiapan film Steven Spielberg terbaru Disclosure Day (10 Juni 2026), siapa tau aja kedua film ini merupakan direct sekuel dari film yg thn 1977.
Pas awal nonton, buset deh, kemampuan analisis saya langsung runtuh. Film ini benar2 lepas dari rumus atau pakem film bagus yg biasa kita kenal sekarang. Tapi ya wajar banget, ini film tahun 1977. Di era itu, kiblat cinema dan standar eksekusinya memang punya jalurnya sendiri yg gak bisa dibandingin sama standar film modern.
Inti dari cerita filmnya adalah:
Obsesi warga sipil yg pernah scara tidak sengaja melihat UFO, lalu mereka mengejar kegilaan obsesi itu utk mengetahui kebenaran, namun hal itu di tutup2 in sama pemerintah. Cerita Classic UFO pokoknya.
Konsep perbedaan bahasa ilmuan yg menggunakan bahasa prancis dan harus di translasikan ke banhasa inggris merupakan analogi perbedaan bahasa jika kita bertemu dengan makhluk asing, di film nya manusia akhirnya menggunakan not musik saat komunikasi dengan Alien.
Intinya film ini mau ngasih tau kalau Amerika serikat sudah melakukan kontak dengan Alien.
Kesimpulannya film ini terbukti punya fondasi cerita yg lumayan solid. Film ini memberikan sebuah analogi cerdas tentang komunikasi, di mana musik jadi jembatan bahasa universal antara manusia dan alien di tengah gejolak konspirasi pemerintah yg menutup-nutupi fakta keberadaan mereka.
Overall Score Film : 7/10
Fun Fact yang saya dapat dari internet :
Saking akuratnya Close Encounters of the Third Kind (1977) dalam menggambarkan prosedur penanganan UFO oleh militer, setelah film ini rilis thn 1977, NASA sempat mengirim surat resmi sepanjang 20 halaman kepada Spielberg. Isinya? NASA menyatakan ketakutan mereka bahwa film tersebut "berbahaya" karena bisa memicu histeria publik akibat saking realistisnya gambaran konspirasi yang ditampilkan.
Saat Spielberg membikin film ini, dia juga dibimbing langsung oleh Dr. J. Allen Hynek, astronom asli yang mengepalai Project Blue Book (proyek asli pemerintah AS untuk menyelidiki UFO dari tahun 1952–1969).
Fakta yang ternyata benar :
Di Film Pemerintah AS mati-matian bikin cerita rekayasa (seperti isu kebocoran gas beracun) supaya warga sipil menjauh dari lokasi pendaratan UFO. Mereka yang mengaku melihat UFO dicap gila, halusinasi, atau histeria massa.
Kenyataannya Sekarang Ini terbukti 100% nyata. Berdasarkan dokumen-dokumen rahasia yang dibuka ke publik selama beberapa tahun terakhir, ternyata militer dan intelijen AS terbukti melakukan pembungkaman secara sistematis selama puluhan tahun. Di dunia nyata, pilot militer atau warga sipil yang melaporkan UFO dulunya dipaksa diam atau karier mereka dihancurkan, sama persis seperti ketakutan para tokoh di filmnya.
Di Film ada ilmuwan pemerintah (Claude Lacombe) dan beberapa petugas militer yang diam-diam merasa bersalah karena menutupi kebenaran ini dari publik, lalu secara perlahan mereka membantu warga sipil menemukan jawaban / menjadi whistleblower (pembocor rahasia).
Kenyataannya Sekarang, fenomena whistleblower dari dalam tubuh pemerintah kini benar2 terjadi. Tokoh2 mantan pejabat intelijen dan militer AS asli seperti David Grusch, Luis Elizondo, hingga mantan Direktur Intelijen Nasional James Clapper, maju ke hadapan Kongres AS untuk membongkar bahwa pemerintah memang menyimpan material non-manusia. (Walau belum terbukti)
Makanya, apa yang dulu dianggap hanya sekadar fiksi ilmiah atau khayalan liar dari film tahun 1977, sekarang terbukti akurat dan benar-benar terjadi di dunia nyata. WOOOW




Leave a Comment