Waktu Yang Melambat Saat Kita Bergerak Mendekati Kecepatan Cahaya (Time Dilation)

Sebuah konsep menarik tentang luar angkasa yang akan di jelaskan melalui sebuah media film. Judulnya adakah Project Hail Mary.

Yang sudah baca novelnya tentu tau film ini tentang apa, dan yang menurut saya menarik adalah cara novel tersebut menjelaskan pembacanya tentang konsep : Time Dilation.


Kita tidak bisa bergerak lebih cepat dari kecepatan cahaya (100%c).

Namun jika kita bisa bergerak dengan kecepatan "hampir mendekati" kecepatan cahaya (99,9%c) maka suatu yang aneh akan terjadi, waktu akan melambat secara otomatis.

Bahwa kabar gembiranya adalah, kita manusia dapat menjelajah seluruh jagat raya / luar angkasa hanya dengan rentang 1x kehidupan manusia.

Namun, kabar buruknya adalah, ini adalah perjalanan "one way trip".

Hal ini memungkinkan karena awak dalam pesawat roket waktunya melambat di bandingkan dengan yang ada di Bumi, jarak yang sangat jauh akan terasa semakin dekat karena efek Time Dilation ini.


Sebagai contoh perjalanan dari Bumi ke gugusan bintang terdekat tetangga kita, Alpha Centauri, yang berjarak sekitar 4,37 tahun cahaya atau 40 triliun kilometer.

Dahulu dalam pemahaman saya, jika kita mau ke sana maka di butuhkan waktu 75.000 tahun jika menggunakan teknologi roket konvensional seperti yang ada sekarang ini, atau membutuhkan waktu 4,37 tahun, jika kita bisa bergerak dengan kecepatan cahaya yang mana tidak mungkin.

Namun dengan mengimplementasikan konsep Time Dilation ini (bergerak 99,9%c kecepatan cahaya), maka waktu yang di butuhkan menuju Alfa Centauri, menjadi 2 thn, 9 bln bagi awak roket (menghitung percepatan dan perlambatan pesawat) dan waktu yang berlalu di Bumi adalah 5 thn, 5 bln.


Kalau Ryan Gosling di film Project Hail Mary tujuannya adalah ke gugusan bintang Tau Ceti yang jaraknya adalah 11,9 tahun cahaya, hampir 3x lipat jarak dari Alfa Centauri, namun waktu tempuhnya hanya 3 thn, 10 bln, sedang waktu di Bumi sudah berlalu 13 thn 2 bln.

Jika kita melakukan perjalanan lebih jauh lagi :

Menuju Betelgeuse = sekitar 500 thn cahaya.
Waktu yang di butuhkan untuk ke sana sekitar 8 thn, 7 bln.
Waktu yang berlalu di Bumi adalah 501 thn.

Menuju Orion Nebula = 1.344 thn cahaya.
Waktu yang di butuhkan untuk ke sana sekitar 9 thn, 10 bln.
Waktu yang berlalu di Bumi adalah 1.3 juta thn.

Menuju Galaxy Andromeda = 2.5 juta thn cahaya.
Waktu yang di butuhkan untuk ke sana sekitar 19 thn, 7 bln.
Waktu yang berlalu di bumi adalah 2.54 juta thn.

Menuju Klaster Virgo = 53.8 juta thn cahaya.
Waktu yang di butuhkan untuk ke sana sekitar 23 thn, 7 bln.
Waktu yang berlalu di Bumi adalah 53.8 juta thn.

Dan terakhir, ujung dari dunia yang bisa manusia observasi = 46 milyar thn cahaya
Waktu yang di butuhkan untuk ke sana sekitar 32 thn
Waktu yang berlalu di Bumi adalah 46 milyar tahun.


Menarik ya konsep nya, walau masih ada banyak kendala dari konsep terebut, seperti bahan bakar yang harus di bawa, dalam novelnya di butuhkan 2 juta kilogram bahan bakar, trus bagai mana kita bisa membuat roket dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya, bahan makanan dll.

Semoga filmnya segera tayang minggu ini, karena menurut kritikus luar negri scorenya bagus 8.5/10 (IMDB), 95% (Rottentomatoes).

Dan yang mau nonton, paham sedikit tentang konsep Time Dilation ini.

Sumber perhitunganya : https://www.overvieweffekt.com/tools/relativistic-travel-calculator

Yang mau baca novelnya : https://ia902800.us.archive.org/7/items/project-mary-hail/Project%20Mary%20Hail.pdf



No comments

'
Theme images by suprun. Powered by Blogger.