Quantum Entanglement yang Sudah di Ceritakan Dalam Game Mass Effect 2


Lihat Video ini dulu : https://youtu.be/12Znwj-nJVs (0.45 menit)

Pada sekilas cuplikan game Mass Effect 2 di atas, di jelaskan kalau karakter utama memasuki sebuah ruangan bernama FTL (Faster-than-light) Communication, yakni sebuah ruangan yang digunakan untuk berkomunikasi menggunakan metode Quantum Entanglement. Mass Effect 2 sendiri merupakan sebuah game yang di release pada tahun 2010 silam oleh developer Bioware di PS3. Berita baiknya adalah, Quantum Entanglement akhirnya bisa di buktikan secara sains pada tahun 2022 ini.

Nobel Fisika 2022 di berikan kepada 3 ilmuan dunia, yakni Alain Aspect, ilmuwan asal Prancis, John F. Clauser dari Amerika Serikat (AS), dan Anton Zeilinger dari Austria. Ketiganya fokus pada penelitian mengenai Quantum Entanglement yang merupakan fenomena fisik saat sub partikel saling mempengaruhi satu sama lain walaupun dalam posisi yang sangat jauh. Albert Einstein mengenalkan istilah ini dengan sebutan “spooky action at a distance”. 

Quantum entanglement adalah kondisi jika sebuah sub partikel di letakkan di dua tempat yang berbeda, misal satu di taruh di bumi satunya di taruh di ujung dunia, maka saat sub partikel di bumi kita amati dan arahnya menghadap ke atas, maka secara instan partikel satunya yang ada di ujung dunia itu di pastikan 100% pasti menghadap ke arah berlawanan, yakni menghadap bawah. Saat sub partikel di bumi mulai bergerak mengarah ke bawah, maka secara misterius pula sub partikel di ujung dunia mulai mengarah ke atas.

Dari penemuan mereka akhirnya diketahui kalau sebenarnya ada kecepatan yang melebihi kecepatan cahaya, selama ini yang kita tahu, sebuah informasi itu merambat paling cepat adalah se cepat kecepatan cahaya. Kalau di bumi kecepatan cahaya ini terlihat sangat-sanga cepat sekali, namun kalau dalam sekala cosmic luar angkasa, kecepatan cahaya ini di nilai sangat lambat.

Sebenarnya cahaya Matahari sinarnya sampai ke bumi memakan waktu 8 menit, galaksi terdekat, tetangga kita Andromeda jaraknya adalah 2.5 juta tahun cahaya. Jadi jika kita punya roket yang dapat menjelajah dengan kecepatan cahaya pun, masih di butuhkan waktu 2.5 juta tahun untuk bisa sampai ke galaxy tetangga, sanggat lama sekali, umur manusia terlalu singkat untuk melakukan perjalanan tersebut.

Di sinilah fungsinya FTL Communication yang di perlihatkan di game Mass Effect 2, Misal kita kirimkan astronaut Matt Damon untuk menjelajah kosmos, misi-nya untuk mencari planet yang bisa di tinggali oleh manusia. Setelah melakukan perjalanan 490 tahun cahaya dan meneliti ribuan planet, akhirnya Matt menemukan planet dengan nama Kepler-186F yang bisa di huni oleh manusia. Jika menggunakan teknologi komunikasi yang kita punya sekarang ini, maka di butuhkan 490 tahun lagi agar informasi yang di kirim oleh Matt sampai ke bumi. 

Sedang jika menggunakan metode Quantum Entanglement, maka Ground Control di bumi bisa mengetahui informasi kalau Matt sudah menemukan planet tersebut secara instan. Ini lah teknologi yang mungkin akan kita gunakan di masa depan, saat manusia sudah mulai melakukan kolonialisasi ke planet-planet yang ada di cosmos dan senangnya teknologi itu sudah di ceritakan dalam video game sejak 12 tahun silam. Satu lagi Khayalan manusia yang menjadi kenyataan. Goal berikutnya adalah menemukan kecepatan apa itu, dan bagai mana cara menciptakannya.

Sumber :
-
https://www.space.com/31933-quantum-entanglement-action-at-a-distance.html
-
https://en.wikipedia.org/wiki/Faster-than-light_communication
-https://grafis.tempo.co/read/3107/tiga-ilmuwan-pemenang-nobel-fisika-2022
-
https://en.wikipedia.org/wiki/Schr%C3%B6dinger%27s_cat

No comments

'
Theme images by suprun. Powered by Blogger.