Apa yang Terjadi Dengan Saham GameStop Sebenarnya?

Sebelum lanjut ke pembahasan tentang kasus saham GameStop, saya akan mencoba untuk men-jelaskan konsep short selling dalam pasar saham secara sangat sederhana dengan analogi kartu Pokemon TGC, anggaplah kita kembali ke tahun 2001 di saat kartu Pokemon ini belum terlalu booming seperti sekarang. Pada saat itu kartu Pokemon belum ada nilai nya, kemudian saya datangi kakak saya yang seorang kolektor kartu Pokemon, lalu saya melakukan perjanjian dengan kakak saya, kalau saya mau meminjam 1 kartu Charizard dari nya, dan saya berjanji 1 tahun ke depan kartu Charizard tersebut akan saya kembalikan ke kakak saya.

Setelah saya memiliki kartu Charizard tersebut maka saya berencana untuk langsung menjual kartu tersebut ke Tokopedia dengan harga 100 ribu. Maka dari sini saya mendapatkan 100 ribu dengan tanpa modal sepeser pun. Singkat cerita 1 tahun berlalu, dan sudah saatnya saya mengembalikan kartu Charizard tersebut ke kakak saya, maka di tahun 2002 saya akan kembali membuka Tokopedia, dan mencari orang yang menjual kartu Charizard. Ingat kembali satu tahun lalu saya menjual kartu Charizard dengan harga 100 ribudari sini akan terjadi dua kemungkinan :

Skenario Pertama
1. Ternyata harga 
kartu Charizard TURUN, hanya menjadi 20 ribu, lebih murah dari saat saya jual 1 tahun yang lalu, harga jual kartu Charizard yang turun ini bisa karena berbagai macam faktor, mungkin karena kartu Charizard sudah tidak terlalu populer lagi atau mungkin sudah tidak banyak peminatnya. Lalu saya beli lah kartu Charizard tersebut dengan harga 20 ribu dan akhirnya mengembalikan nya ke kakak saya sesuai perjanjian di awal. Dari skenario ini maka saya tentunya mendapatkan uang 80 ribu tanpa modal sepeser pun, hati saya merasa sangat senang sekali.

Skenario Kedua
2. Ternyata harga 
kartu Charizard NAIK, sekarang harganya menjadi 1 juta, naik 10x lipat dari harga saat saya jual 1 tahun yang lalu. Saya panik, kaki saya bergetar, tubuh saya menggigil, saya sudah janji dengan kakak saya, dan apa pun yang terjadi saya harus mengembalikan kartu tersebut, akhirnya saya memutuskan untuk menjual aset-aset saya yang lain dan dengan sangat terpaksa harus membeli kartu Charizard dengan harga 1 juta, lalu mengembalikan kartu tersebut ke kakak saya. Dari skenario ini Saya merugi sebesar 900rb, hati saya merasa sangat sedih sekali.

Proses tersebut selalu terjadi setiap harinya di Wall Street New York Stock Exchange dimana Pengelola investasi global (hedge fund) mengumpulkan setiap agregasi uang dan di kelola oleh para analisis super pintar yang setiap harinya hanya berfikir seputar ekonomi global, lalu para analisis tersebut akan bertaruh antara membeli atau menjual dari berbagai macam saham yang dimiliki oleh perusahaan lain. Di sini lembar saham perusahaan global (IPO) lah yang di pinjam lalu di per jual-belikan serta durasi waktu tertentu untuk di kembalikan. Bukan kartu Pokemon seperti analogi saya di atas. Dan hal yang bisa terjadi hanya dua hal seperti yang sudah saya jabar kan yakni naik atau turun, jual atau beli (0 atau 1). Para analisis saham ini akan menganalisa banyak sekali faktor-faktor dan akan memperhitungkan di masa depan saham perusahaan tersebut sahamnya akan Naik atau Turun.

Sekarang saya akan coba menjelaskan tentang kasus saham dari GameStop, seperti kita tau GameStop merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang retail penjualan video games dan aksesoris-nya. Lokasi GameStop biasanya berada di mall-mall atau toko retail di pinggir jalan. Namun kondisi Pandemic seperti sekarang ini membuat GameStop cukup terpuruk, mulainya muncul kebiasaan membeli game secara digital pun membuat GameStop semakin terpuruk lagi. Di tahun 2020 sekitar 462 toko retail GameStop terpaksa di tutup, dan berencana untuk menutup lagi kurang lebih 1.000 toko nya di tahun 2021. Hal ini tentunya membuat para analisis saham sudah bisa memprediksi bagai mana nasib dari GameStop di masa depan, tentunya banyak yang memprediksi kalau GameStop akan bangkrut dalam waktu dekat ini.

Pada 11 Januari 2021 harga saham GameStop per lembar-nya senilai 19USD yang merupakan kelompok saham gurem, karena sudah di prediksi harga sahamnya akan selalu turun maka para perusahaan Pengelola investasi global ini mulai memborong saham dari GameStop dan melakukan short selling dengan harapan saat di kembalikan nilainya akan di bawah 19USD yang itu tentunya akan membuat mereka sangat untung. Namun sebuah hal unik bin ajaib terjadi, grafik saham mulai naik dan puncaknya terjadi pada 27 Januari 2021 nilai saham GameStop tiba - tiba me-roket naik hingga 680% menjadi 347USD per lembar, angka ini bisa disejajarkan dengan raksasa-raksasa di Wall Street seperti Tesla, Apple, atau Facebook. Nilai ini merupakan nilai tertinggi yang pernah di capai oleh GameStop, selama mereka berdiri sejak 2002, nilai saham tertinggi kedua pernah terjadi pada 21 Desember 2007 (PS3 release pada tahun ini) senilai 61USD.

Terjadinya sabotase yang mengakibatkan saham GameStop menjadi naik hingga 347USD ini di sebabkan oleh sebuah forum sub-reddit dengan nama r/WallStreetBets yang di dalam nya terdapat para investor retail yang tidak bisa masuk secara langsung ke Wall Street yang berencana untuk menjadi trolls di internet. Para anggota di sub reddit WallStreetBets tentunya sudah membaca  kalau para perusahaan Pengelola investasi global ini akan melakukan short selling pada saham GameStop. Para anggota di WallStreetBets mulai membalikkan keadaan dengan membuat grafik nya bukan turun melainkan malah naik secara sangat signifikan,     dengan cara bersama-sama semua anggotanya membeli se banyak mungkin saham dari GameStop, dengan tujuan saat terjadi banyak permintaan otomatis harga saham tersebut akan menjadi naik. Keserakahan para hedge fund membuat mereka sombong dan membuat mereka lalai lalu akhirnya bisa di serang oleh para investor retail.

Para perusahaan Pengelola investasi global tentunya mulai panik, mereka yang awalnya membeli senilai 19USD dan harus mengembalikan senilai 347USD naik lebih dari 20x lipat dan pada saat itu bisa naik terus sampai angka berapa pun tanpa batas, tentunya ini merupakan lost yang sangat-sangat besar bagi mereka. Di New York ada satu perusahaan Pengelola investasi global bernama Melvin Capital yang paling parah terkena imbas dari kejadian iniMelvin Capital menjual semua investasi saham jangka panjang mereka untuk menutup kerugian pada kasus ini. Namun karena para anggota perusahaan sejenis ini berteman satu sama lainnya dan mereka merasa dalam satu kapal yang sama maka Melvin Capital mendapatkan suntikan dana investasi sebesar 2.75 Milyar USD (Senilai 38,5 T Rupiah) dari perusahaan bernama Citadel LLC dan Point72.

Pada tanggal 29 Januari 2020, sebuah aplikasi trading yang cukup praktis dengan nama RobinHood membekukan transaksi saham pada GameStop dan beberapa saham lainnya yang memiliki tren mirip dengan kasus GameStop iniRobinHood sendiri  merupakan aplikasi yang digunakan oleh banyak anggota sub reddit WallStreetBets untuk membeli saham GameStop pada pertengahan Januari lalu. Dari kasus ini banyak investor retail berfikir kenapa aplikasi RobinHood membekukan transaksi jual beli saham pada GameStop yang mana itu merupakan sebuah free marketMelvin Capital di selamatkan oleh Citadel LLC, dan ternyata Citadel LLC merupakan salah satu pelanggan utama dari RobinHood dan akhirnya semua di kuasai oleh perusahaan besar itu-itu saja

Filosofi nama Robin Hood adalah mengambil dari yang kaya lalu membagikannya kepada yang miskin. Namun pada kasus di atas malah kebalikan nya, si RobinHood malah melindungi dan bahkan menolong si kaya. Si miskin di jegal dengan berbagai macam cara. Sebuah ironi yang benar - benar terjadi di era ini.

Pada akhirnya kasus ini sedang di selidiki oleh anggota kongres di US mengenai market manipulasi ini. Apakah anggota sub reddit WallStreetBets akan berhenti saat aplikasi RobinHood membekukan beberapa saham dengan tren yang sama? atau malah ini seperti menuangkan bensin di dalam api? yang membuat kemarahan dari kawanan investor retail semakin membesar? Ada sebuah sistem finansial yang sudah di kuasai oleh grup perusahaan besar, lalu mulai bangkit investor retai kecil yang mencoba untuk menentang sistem mereka, lalu selalu di jegal.. Betapa NAIF nya dunia tempat kita tinggal sekarang ini.. Per hari ini 17 Februari 2021 saham dari GameStop sudah mulai turun menjadi 49USD per lembar.

Sebenarnya saya juga tertarik membahas fenomena cryptocurrency (Dogecoin), namun karena tidak ada hubungan dengan game sama sekali maka saya jadi enggan. Mohon maaf kalau ada kekeliruan dalam banyak hal yang mungkin ada dalam artikel ini, saya hanya seorang gamer yang ingin bercerita.

Untuk detail-nya bisa di baca di sini :
https://tirto.id/lonjakan-saham-gamestop-cara-investor-teri-menyikat-pemodal-kakap-f9LY

No comments

'
Theme images by suprun. Powered by Blogger.