Mengenal Terabytes Written (TBW) dalam SSD di PS5

Mungkin dari teman-teman semua sudah pada tau bahwa nantinya PS5 akan menggunakan media penyimpanan berupa Solid-state drive (SSD). Hal ini tentunya akan meningkatkan pengalaman kita dalam bermain sebuah games di PS5 karena kemampuan baca-tulisnya yang meningkat secara signifikan. Setelah tayangan video tear down dari PS5 kita juga mendapatkan sebuah informasi kalau custom internal SSD di PS5 berupa Chip IC yang di tanam ke motherboard. Hal ini tentunya merupakan suatu hal baru dimana sebelumnya HDD pada PS3 dan PS4 bisa ditukar jika mengalami kerusakan. Selain memiliki segudang kelebihan tentunya setiap teknologi baru akan memiliki sebuah kekurangan di artikel singkat ini saya akan membahas tentang Umur dari SSD yang mungkin tidak banyak diketahui oleh kebanyakan pengguna Playstation, yakni mengenai TBW (Terabytes Written).

Dalam teknologi Hard Disk Drive (HDD) yang mempengaruhi kerusakan dari HDD tersebut biasanya karena terjatuh atau suatu benturan namun karena posisi PS3-PS4 selalu di satu tempat yang fix jadi hal ini lebih aman, tentunya berbeda dengan laptop yang sering kita bawa dan masuk ke dalam tas dan kadang diperlakukan sembarangan biasanya HDD pada laptop lebih mudah rusak ketimbang pada desktop. Masalah lainnya HDD tentunya karena arus listrik yang tidak stabil atau listrik yang sering padam secara seketika, karena di dalam HDD terdapat komponen mekanik pembaca dan piringan disk yang berputar secara cepat jadi, jika pasokan listrik tidak stabil atau padam secara seketika hal ini akan membuat komponen di dalamnya bisa cepat rusak. Berbeda dengan SSD yang jika kita lepas power secara langsung tidak terlalu bermasalah, karena tidak ada komponen mekanik yang bisa aus.

Para produsen SSD menjelaskan kalau umur dari SSD itu dipengaruhi dari seberapa banyak SSD itu dipakai untuk menulis (Write) karena SSD menggunakan teknologi NAND flash makanya ada istilah Terabytes Written/ Siklus menulis, yang mana setiap tipe,merek SSD memiliki jumlah yang berbeda-beda misal SSD dengan ukuran 512 GB memiliki 300 TBW, jadi SSD tersebut bisa digunakan terus menerus hingga mencapai batas 300 Terabyte (300.000 GB). Setelah mencapai batas limit 300TB maka SSD tersebut hanya bisa digunakan untuk membaca file yang ada di dalam SSD tersebut dan tidak bisa dipakai untuk menyimpan file baru. Istilah menulis di sini biasanya berupa download data, copy data, render video, dan lain sebagainya, aktivitas dimana data baru tersimpan di dalam SSD. Dari sini tentunya kita akan berfikir seberapa banyak sih 300TB itu? dan berapa lama kira-kira umurnya? ayo kita bahasa lebih lanjut...

Awal Beli Masih 0.3TBW

Setelah 20 Bulan 14 TBW

Kebetulan tahun lalu saya ada beli SSD untuk laptop dengan tipe Samsung 860 EVO, yang ulasannya pernah saya ulas juga di blog ini. Penggunaan laptop terbilang cukup normal, untuk pekerjaan sehari-hari, setelah saya cek menggunakan aplikasi bawaan SSD tersebut ternyata tercatat data yang pernah di tulis di SSD saya adalah 14TB, anggap lah dalam waktu 1 tahun total 14TB jadi, jika di kali 10 tahun jadi 140TB, di kali 20 tahun jadi 280TB, jadi kemungkinan umur SSD saya ini kedepan nya jika digunakan secara konstan adalah 21 tahun lebih. Waw cukup lama dibandingkan HDD yang mungkin hanya bisa bertahan 10 tahun jika beruntung karena mekanik-nya tentu akan lebih cepat aus. Pengalaman saya tentunya HDD PS4 pro saya setelah di gunakan kurang lebih 2 tahun ini sudah mengalami penurunan performa.

Kita kembali ke SSD dari PS5, sudah di konfirmasi kalau ukurannya custom yakni 825GB, SSD PS5 bukan 1TB yang kepotong sistem operasi menjadi 825GB, memang murni 825GB yang jika dipotong sistem akan menjadi sekitar 650GB saja. Anggaplah game-game PS5 nantinya ukurannya sekitar 50-100GB, kalau kita ambil tengahnya sekitar 75GB, dan misal kita install 2 game setiap bulannya baik itu dari PS+ atau beli game, jadi kalau di total dalam sebulan kita menghabiskan 150GB menulis di SSD PS5. Jika dalam 1 tahun berarti cuma 1.8TB di kali 10 tahun jadi 18TB di kali 20 tahun 36TB, di kali 100 tahun cuma 180TB. Jadi bisa disimpulkan bahwa SSD yang ada di PS5 nantinya akan hidup abadi kurang lebih 165 tahun. Tapi tetap produsen SSD membatasi garasi selama 5 tahun.

Namun dari hitungan di atas hanya hitungan kasar aja, dalam bermain game tentunya akan ada proses baca-tulis yang dilakukan oleh SSD, dan ini tentunya akan susah sekali di lacak, dan karena SSD dari PS5 berupa chip yang sudah tertanam di dalam papan board hal ini tentunya akan susah di cek berapa TBW dari SSD tersebut. Namun dari artikel ini satu hal yang bisa disimpulkan adalah umur SSD akan lebih panjang dibanding HDD jika di gunakan sama-sama normal, dan tentunya ini menguntungkan kita sebagai pengguna. Pihak sony pun sebenarnya sangat paham akan hal ini, itu sebabnya mereka pakai SSD ukuran kecil dan menjual SSD tambahan nya.

Saya rasa juga misalkan SSD ini rusak pasti bisa di ganti Chip IC nya saja, tidak perlu se motherboard-nya.

Kayak cerita seseorang membuat masalah lalu dari masalah itu seakan akan dia memberika solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Terimakasih Semoga bermanfaat. Mohon maaf kalau ada kesalahan penyampaian kata dan ilmu.


No comments

'
Theme images by suprun. Powered by Blogger.